KABAR GEMBIRA BAGI TENAGA HONORER TENDIK SETELAH PENDATAAN HONORER  (Update SSCASN 2023)  KABAR GEMBIRA BAGI TENAGA HONORER TENDIK SETELAH PENDATAAN HONORER 2022

Ada kabar bangga bagi tenaga honorer utamanya tenaga kependidikan atau tendik, sehabis adanya pendataan tenaga non-aparatur sipil negara lewat surat edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi atau Kemenpan RB, tertanggal 22 Juli 2022.

Hal ini berhubungan dengan pembatalan tenaga honorer pada bulan November 2023 mendatang oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi atau Kemenpan RB.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi atau Kemenpan RB, menyodorkan bahwa mulai tahun 2023, status kepegawaian cuma akan ada 2, yakni aparatur sipil negara pegawai negeri sipil atau ASN PNS, dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K.

Atas kabar tersebut, beberapa instansi mulai menjalankan pendataan terhadap tenaga honorer yang ada di instansinya masing-masing agar sanggup diikutkan dalam seleksi aparatur sipil negara atau ASN.

Tidak cuma guru atau tenaga lainnya, tenaga kependidikan atau tendik, juga diberikan peluang untuk mengikuti seleksi aparatur sipil negara atau ASN, baik pegawai negeri sipil atau PNS, maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K.

Tentunya ini merupakan kabar baik bagi honorer tenaga kependidikan atau tendik, alasannya sedari lama, honorer tenaga kependidikan atau tendik, kurang dipertimbangkan sehingga terkadang tidak sanggup mengikuti seleksi aparatur sipil negara atau ASN.

Sebagaimana yang kita tahu bahwa tenaga kependidikan atau tendik, berniat untuk menolong kelangsungan pelaksanaan kiprah dan fungsi dalam masalah tata kelola akademik dan non akademik.

Tenaga kependidikan atau Tendik, berada dalam kerjasama kepala tata kerja keras departemen yang memiliki kualifikasi sesuai standar yang ditentukan.

Adapun penjabaran tenaga honorer tenaga kependidikan atau tendik, merupakan selaku berikut.

1. Ijazah yang dimiliki.

Honorer tenaga kependidikan atau tendik, memiliki ijazah yang beragam. Ada yang memiliki ijazah sekolah dasar atau SD, sekolah menengah pertama atau SMP, sekolah menengah atas atau SMA, dan mungkin ada juga yang berijazah strata 1 atau S1.

Lihat juga :  (Update Sscasn 2023) Cek Syarat Dan Jadwal Pppk Kemnaker 2022

2. Penugasan.

Klasifikasi menurut penugasan ini sanggup dilihat apakah honorer tenaga kependidikan atau tendik, yang diperintahkan selaku operator data pokok kependidikan atau Dapodik sekolah, Education Management Information System atau EMIS,  dan  Sistem Informasi dan Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama atau simpatika di madrasah, penjaga sekolah atau madrasah, satpam, atau selaku petugas kebersihan.

Tertanggal 31 Mei 2022, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi atau Kemenpan RB, mempublikasikan surat edaran yang menyebutkan bahwa dalam menjalankan pemetaan pegawai non-aparatur sipil negara di lingkungan instansi masing-masing dan bagi yang menyanggupi syarat sanggup diikutsertakan atau diberikan peluang untuk ikut seleksi kandidat pegawai negeri sipil atau CPNS, maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K.

Kemudian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi atau Kemenpan RB, juga memastikan lewat surat edarannya tertanggal 22 Juli 2022, wacana pendataan tenaga non-aparatur sipil negara di lingkungan instansi Pemerintah.

Terkait dengan pendataan tenaga honorer, Badan Kepegawaian Negara atau BKN, juga meminta honorer menanti proses pendataan tenaga non aparatur sipil negara apalagi dulu hingga selesai.

Kebijakan akan dikeluarkan apabila pendataan ini telah selesai, mengingat hingga dikala ini belum ada kebijakan dari Pemerintah terkait dengan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K 2022.

Pendataan tenaga honorer ini dijalankan agar Pemerintah sanggup mengambil kebijakan yang sempurna dalam penyelesaian tenaga non-aparatur sipil negara di lingkungan instansi Pemerintah.

Lihat juga :  Pendaftaran Online Brigadir Polisi (Pria Atau Wanita) 2019

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian tubuh kepegawaian negara atau sinka BKN, Suharmen, menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah nanti akan menjamah semua tenaga non-aparatur sipil negara, baik honorer Kategori 2 atai THK 2, non-Kategori 2, pegawai tidak tetap atau PTT, tergolong tenaga kependidikan atau tendik.

Dari hasil pendataan ini,


akan ada alternatif penyelesaian yang diberikan oleh Pemerintah
terhadap tenaga honorer, yakni diikutkan dalam seleksi aparatur sipil negara.

Bisa jadi Pemerintah membuka peluang bagi seluruh tenaga honorer untuk diikutkan dalam seleksi aparatur sipil negara kandidat pegawai negeri sipil atau ASN CPNS, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K, atau outsourcing lewat standar tertentu.

1. kandidat pegawai negeri sipil atau CPNS.

Untuk mengikuti seleksi kandidat pegawai negeri sipil atau CPNS, pastinya ada standar yang mesti dipenuhi. Biasanya seleksi kandidat pegawai negeri sipil atau CPNS, memerlukan syarat berupa ijazah, usia optimal 35 tahun, dan momentum.

Seperti yang kita pahami bahwa di Tahun 2022, hingga 2023, tidak ada pengangkatan kandidat pegawai negeri sipil atau CPNS, dan seluruhnya akan diarahkan ke pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K, sesuai dengan kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE.

2. pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K.

Syarat mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K, sebagaimana yang kita pahami lazimnya minimal memiliki ijazah Strata 1 atau S1, syarat usia, jenis PTK.

Terkait dengan jenis PTK ini, di tahun kemarin untuk mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K Guru, jenis PTK mesti terdaftar selaku guru di data pokok kependidikan atau Dapodik, dan Sistem Informasi dan Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama atau simpatika di madrasah.

Lihat juga :  (Update Sscasn 2023) Honorer Diangkat Pns Tanpa Tes Dalam Revisi Ruu Asn Disahkan Dpr Ri

Apabila terdaftar selaku tenaga tata kelola atau satpam di data pokok kependidikan atau Dapodik, dan Sistem Informasi dan Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama di madrasah, kemungkinan tidak sanggup alasannya semua data tersinkronisasi dengan data pokok kependidikan atau Dapodik, dan Sistem Informasi dan Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama atau simpatika di madrasah.

3. Outsourcing.

Atau juga tenaga honorer nantinya akan diarahkan menuju outsourcing, walaupun outsourcing ini tidak berada dibawah naungan dari instansi tempat bekerja.

Dengan begitu tenaga honorer mempunyai arti akan mendapat honor atau upah setara dengan upah minimum regional atau UMR.

Kabar Baik bagi Honorer tenaga kependidikan atau Tendik.

honorer tenaga kependidikan atau tendik, di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah bergembira alasannya akan diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K.

Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Banyumas, mengupayakan agar semua honorer baik guru maupun tenaga kependidikan atau tendik, sanggup diangkat semua di tahun 2022.

Jika belum terakomodasi, maka untuk honorer tenaga kependidikan atau tendik, minimal telah sanggup mendapat honor setara dengan upah minimum kabupaten atau UMK, pada tahun 2024 mendatang.

Mengenai dilema pembatalan honorer dan pengalihan ke outsourcing, kemungkinan tetap diatur oleh Pemerintah Daerah. Sampai dikala ini Pemerintah Daerah menanti isyarat teknis dari pusat.

Dengan diatur oleh pemerintah tempat atau Pemda, maka honorer akan merasa lebih hening alasannya tenaga kependidikan atau tendik, akan mendapat honor tanpa penggalan dari pihak ketiga, menurut Sutrisno, selaku Ketua Tenaga Kependidikan Nasional dewan pengelola sentra atau DPP, Forum Honorer Nonkategori 2 Indonesia atau FHNK2I.


Info Update CPNS 2022/2023 cek di https://www.sscnbkn.win/
Pendaftaran.net