Kita sering mendengar ungkapan bunga pada proteksi di Bank atau Lembaga keuangan lain..

Dalam proses kredit di bank utamanya bank konvensional, kita mengenal ungkapan “Bunga”, yaitu persentase tertentu yg dikenakan atas “imbal jasa” kepada dana yang dipinjamkan. Bunga ini bermacam-macam tergantung dari banyak factor, yaitu Bank itu sendiri (berbeda bank bias berlainan bunga yang ditetapkan, factor produk proteksi yang diberikan juga berpengaruh, alasannya merupakan hal ini terkait dengan resiko produk proteksi yang diberikan, juga dipengaruhi lamanya proteksi (dimana hal ini terkait dengan inflasi dan deflasi – yang hendak kita diskusikan pada goresan pena lain).

Dalam perkiraan bunga, bank dan forum keuangan lain mengenal 3 (tiga) macam perkiraan bunga, yakni :
1. Flat
2. Efektif
3. Anuitas

Ketiga jenis perkiraan ini berlainan di tiap bank dan forum keuangan, selaku pola :

Bunga Efektif dan Bunga Anuitas, pola perkiraan bunga ini kebanyakan digunakan di BANK, dan pembagian berapa Bank yang menggunakan anuitas dan efektif juga tidak dimengerti dengan pasti
Sementara untuk perkiraan bunga dengan flat, kebanyakan digunakan di kredit kendaraan bermotor atau yang mungkin dimengerti dengan ungkapan Leasing.


Perbedaan yang sanggup kita ulas dari ketiga jenis perkiraan tersebut merupakan :
Flat : Pola perkiraan bunga ini memiliki takaran perkiraan pokok dan bunga di tiap angsurannya merupakan sama,

Contoh :

Angs Ke – Angsuran Bunga Pokok Sisa Pinjaman
1      1.033.333,33          200.000,00            833.333,33         9.166.666,67
2      1.033.333,33          200.000,00            833.333,33         8.333.333,33
3      1.033.333,33          200.000,00            833.333,33         7.500.000,00
4      1.033.333,33          200.000,00            833.333,33         6.666.666,67
5      1.033.333,33          200.000,00            833.333,33         5.833.333,33
6      1.033.333,33          200.000,00            833.333,33         5.000.000,00
7      1.033.333,33          200.000,00            833.333,33         4.166.666,67
8      1.033.333,33          200.000,00            833.333,33         3.333.333,33
9      1.033.333,33          200.000,00            833.333,33         2.500.000,00
10      1.033.333,33          200.000,00            833.333,33         1.666.666,67
11      1.033.333,33          200.000,00            833.333,33            833.333,33
12      1.033.333,33          200.000,00            833.333,33                         0,00
Lihat juga :  Dana Cair Kredit Motor Bank Permata Syarat Mudah


Efektif : Pola perkiraan bunga ini, memiliki angka angsuran bunga yang berlainan di tiap bulan angsuran dengan jumlah angsuran pokok yang sama, Sehingga Total Angsuran yang dibayarkan di tiap bulannya berbeda, kian banyak mengangsur (membayar angsuran), maka Jumlah angsuran total yang hendak dibayar dibulan selanjutnya kian berkurang.

Contoh :

Angs Ke – Angsuran Bunga Pokok        Sisa Pinjaman
1      1.033.333,33          200.000,00            833.333,33          9.166.666,67
2      1.016.666,67          183.333,33            833.333,33          8.333.333,33
3      1.000.000,00          166.666,67            833.333,33          7.500.000,00
4          983.333,33          150.000,00            833.333,33          6.666.666,67
5          966.666,67          133.333,33            833.333,33          5.833.333,33
6          950.000,00          116.666,67            833.333,33          5.000.000,00
7          933.333,33          100.000,00            833.333,33          4.166.666,67
8          916.666,67            83.333,33            833.333,33          3.333.333,33
9          900.000,00            66.666,67            833.333,33          2.500.000,00
10          883.333,33            50.000,00            833.333,33          1.666.666,67
11          866.666,67            33.333,33            833.333,33                   833.333,33
12          850.000,00            16.666,67            833.333,33                                –  
Lihat juga :  Dana Cair Simulasi Kredit Kendaraan Beroda Empat Bni Syariah Terupdate


Dimana hal tersebut terjadi karena adanya penghematan Sisa Pinjaman pada angsuran dibulan sebelumnya, sehingga jumlah angsuran Bunga yang dibayarkan pun akan berubah, namun, untuk angsuran pokok akan tetap hingga dengan simpulan masa pinjaman.
Anuitas : Pola perkiraan bunga ini memiliki total angsuran yang serupa dengan Flat yaitu sama dari permulaan proteksi hingga dengan simpulan masa pinjaman, tetapi yang membedakan merupakan komposisi angsuran bunga dan pokok. Pada pola perkiraan ini, Angsuran pokok akan memiliki takaran yang lebih kecil dibandingkan takaran pembayaran bunganya, dan hal ini akan terus berganti seiring berjalannya angsuran, pada pertengahan masa pinjaman, takaran pembayaran tersebut akan relative sama, kemudian menjelang simpulan masa pinjaman, takaran ini akan membalik, lebih besar takaran pokok dibandingkan dengan takaran bunga yang dibayarkan.

Jenis perkiraan bunga Anuitas ini menyediakan Angka angsuran yang berlainan dari Pola Flat maupun Efektif, dikarenakan perhitungannya cuma sanggup dilaksanakan menggunakan Software. Jika kita hendak menghitungnya sendiri, tetap wajib menggunakan software, seminimalnya Fungsi pada Microsoft Excel, yaitu Fungsi PMT.

Jika dengan Pinjaman 10 Juta, selama 12 bulan (1 Tahun), perkiraan flat menciptakan angsuran sebesar Rp.1,3 Jt. Dan perkiraan Efektif (Untuk angsuran pertama, berhubung angsurannya akan menyusut dibulan berikutnya), juga menciptakan 1,3 Juta. Maka dengan perkiraan Anuitas, Angsuran yang didapat merupakan lebih kecil yaitu Rp.945 Ribu.

Untuk lebih jelasnya kita lihat pola Jadwal Angsuran dari perkiraan bunga jenis ini.

Lihat juga :  Dana Cair Kpr Dapat Bangun Diatas Kaki Sendiri Syariah Tanpa Dp Dengan Syarat Mudah
Angs Ke – Angsuran Bunga Pokok Sisa Pinjaman
1      1.033.333,33            347.526,01              685.807,32              9.314.192,68
2      1.033.333,33            323.692,42              709.640,91              8.604.551,77
3      1.033.333,33            299.030,55              734.302,78              7.870.248,99
4      1.033.333,33            273.511,62              759.821,71              7.110.427,28
5      1.033.333,33            247.105,84              786.227,49              6.324.199,79
6      1.033.333,33            219.782,39              813.550,94              5.510.648,85
7      1.033.333,33            191.509,38              841.823,95              4.668.824,89
8      1.033.333,33            162.253,81              871.079,52              3.797.745,37
9      1.033.333,33            131.981,53              901.351,80              2.896.393,57
10      1.033.333,33            100.657,21              932.676,12              1.963.717,44
11      1.033.333,33              68.244,29              965.089,04                 998.628,40
12      1.033.333,33              34.704,93              998.628,40                              0,00


Pada pola diatas, sanggup kita lihat :
1. Angsuran bulanan yang timbul tidak sama dengan Anuitas, tetapi sama dengan Flat.
2. Jumlah Angsuran bunga yang timbul tiap bulan, lebih besar dari Anuitas.

Dari yang saya ketahui, ada 1 (satu) penyesuaian perkiraan bunga selain dari 3 (tiga) perkiraan yang biasa dimengerti masyarakat. Kemungkinannya ada lagi pola perkiraan lain yang di penyesuaian oleh Bank. Hanya cita-cita kita penduduk umum, setiap perjanjian kredit, Bank telah menerangkan keseluruhan faktor kredit yang diambil.

Terimakasih

Sumber : Website BI (www.bi.go.id)
               Pengalaman Pribadi (sbg Debitur)


Info Update CPNS 2022/2023 cek di https://www.sscnbkn.win/
Pendaftaran.net