Wakil Wali Kota Blitar Tjutjuk Sunario meninjau cobaan tahap II dalam seleksi pegawai peme Terbaru!!! Kemendikbudristek jalankan perekrutan 758.018 guru PPPK pada 2022

Arsip Foto. Wakil Wali Kota Blitar Tjutjuk Sunario meninjau cobaan tahap II dalam seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) khusus guru di SMKN 1 Kota Blitar, Jawa Timur, Rabu (8/12/2021). (ANTARA FOTO/IRFAN ANSHORI)

 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melakukan perekrutan 758.018 guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada 2022.
Dalam pemberitahuan tertulisnya di Jakarta, Rabu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Iwan Syahril mengatakan bahwa hingga dikala ini pemerintah tempat gres mengusulkan 131.239 guru atau 17,3 persen dari kuota untuk mengikuti seleksi PPPK tahun 2022.
Menurut dia, guru yang disarankan pemerintah tempat mengikuti seleksi PPPK tahun 2022 termasuk guru agama, guru seni budaya, guru taman kanak-kanak, serta guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan.
Iwan menyampaikan bahwa Kemendikbudristek bareng dengan Panitia Seleksi Nasional, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Dalam Negeri akan melanjutkan kerjasama dengan pemerintah tempat tentang perekrutan guru PPPK.
“Saat ini sedang menanti terbitnya hukum prosedur gres seleksi PPPK untuk kita sosialisasikan dan koordinasikan dengan seluruh pemda sesegera mungkin. Ini kami jalankan agar dapat menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi pada tahun 2021 biar tidak terjadi lagi pada 2022, sehingga proses rekrutmen menjadi lebih baik,” katanya.
Menurut Iwan, perekrutan guru PPPK tahap ketiga tahun 2021 akan dilaksanakan bareng dengan perekrutan untuk mengisi gugusan guru PPPK tahun 2022 sehingga total guru PPPK yang mau direkrut menjadi 970.410 orang.
“Formasi ketiga tahun 2021 tidak akan hilang, tetap ada dan akan digabungkan dengan gugusan 2022,” katanya.
Ia menerangkan bahwa penyempurnaan hukum perekrutan dijalankan dengan memikirkan para guru yang lulus seleksi menurut kriteria penilaian.
“Sebenarnya kita mengenali kalau gugusan diajukan secara maksimal, maka sungguh besar kemungkinan guru-guru yang sudah lulus passing grade akan mendapat formasinya,” katanya.
Mengenai ketidakyakinan pemerintah daerah wacana penganggaran gaji, Iwan menyampaikan Kemendikbudristek bareng Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan sudah menyodorkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan No. S-98/PK/2021 yang menerangkan perkiraan honor guru PPPK dalam alokasi tahun budget 2021.
Iwan mengatakan bahwa Surat Edaran Dirjen Perimbangan Keuangan No. S-204/PK/2021 yang ditujukan terhadap gubernur, bupati, dan wali kota menerangkan perkiraan budget PPPK guru dalam Dana Alokasi Umum (DAU) tahun budget 2022.
“Kebutuhan honor pokok PPPK guru 2022 sebanyak 14 bulan, tergolong Tunjangan Hari Raya (THR) dan honor ke-13, dengan perkiraan guru yang lulus tahun 2021 mulai digaji pada Januari 2022. Sedangkan untuk guru yang lulus tahun 2022, mulai digaji pada Oktober 2022 sehingga akan mendapat tiga bulan gaji,” Iwan menjelaskan.
Dia mengimbau pemerintah tempat sesegera mungkin mengajukan seruan gugusan guru PPPK tahun 2022.

Pewarta: Indriani
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Lihat juga :  Terbaru!!! Guru Yang Lulus Pg Pada Pppk 2022 Eksklusif Pemberkasan Dan Penempatan Oleh Pemda Lewat Aplikasi

Info Update CPNS 2022/2023 cek di https://www.sscnbkn.win/
Pendaftaran.net