Ilustrasi tes PPPK Guru sementara waktu kemudian Terbaru!!! Informasi Untuk Peserta Sebelum Daftar Tahap 3 PPPK Guru yang Tak Lolos Tahap 1 dan 2

Ilustrasi tes PPPK Guru sementara waktu kemudian /KemenpanRB/ Kabar modern soal perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2022 ini.

Khusus untuk penerima PPPK Guru tahap 1 dan 2 yang belum lulus, ini ada kabar gembira.

Ada hukum gres yang disempurnakan yang menimbang-nimbang biar guru yang sudah lulus passing grade sanggup mendapat deretan tanpa mesti melakukan seleksi serta memperbesar kuota formasi. “Karena kita bekerjsama mengenali jikalau deretan diajukan secara maksimal, maka sungguh besar kemungkinan guru-guru yang sudah lulus passing grade akan mendapat formasinya,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Iwan Syahril seumpama dikutip dari www.kemdikbud.go.id.

Untuk menyanggupi keperluan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2022, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sudah membuka 758.018 deretan untuk tahun 2022. Namun sampai dikala ini, pemerintah tempat (pemda) gres menganjurkan sebanyak 17,3 persen atau 131.239 deretan tergolong Guru Agama, Guru Seni Budaya, Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), dan Guru Kelas TK.

Lihat juga :  Terbaru!!! Argumentasi Dan Detail Instansi 105 Cpns Mengundurkan Diri

Dalam upaya mengembangkan jumlah deretan yang diusulkan, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Iwan Syahril menyampaikan Kemendikbudristek gotong royong Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), Kemenkeu dan Kemendagri akan melanjutkan kerjasama dengan pemerintah daerah. Ia menuturkan, dikala ini Panselnas sedang menyusun draft prosedur rekrutmen guru ASN PPPK 2022.

“Saat ini sedang menanti terbitnya hukum prosedur gres seleksi PPPK untuk kita sosialisasikan dan koordinasikan dengan seluruh pemda sesegera mungkin. Ini kami jalankan agar sanggup menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi pada tahun 2021 dan tidak terjadi lagi pada 2022 sehingga proses rekrutmennya menjadi lebih baik,” ujar Iwan dalam Rapat Panja Formasi Guru PPPK dengan Anggota dewan perwakilan rakyat Komisi X, di Gedung dewan perwakilan rakyat MPR Jakarta, pada Senin (11/4) lalu.

Salah satu penyempurnaannya, kata Iwan yakni deretan untuk tahap ketiga pada 2021 tetap ada dan akan digabungkan dengan deretan tahun 2022 sehingga total deretan yang tersedia tahun 2022 sebesar 970.410. “Formasi ketiga tahun 2021 tidak akan hilang, tetap ada dan akan digabungkan dengan deretan 2022,” terang Iwan.

Lihat juga :  Terbaru!!! Jumlah Gugusan Seleksi Pppk Dan Cpns Yang Dibuka Prioritaskan Tenaga Honorer

Iwan menyampaikan, pihaknya juga akan berusaha menangkal terjadinya lebih banyak perubahan antarguru di sekolah induk. “Penyempurnaan prosedur rekrutmen guru PPPK tahun 2022 ini dibutuhkan sanggup mempercepat penuntasan pemenuhan satu juta guru ASN,” ucapnya.

Terkait dengan ketidakyakinan pemda dalam penganggaran gaji, Iwan menyampaikan Kemendikbudristek bareng Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah menampilkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu No. S-98/PK/2021 tertanggal 25 Juni 2021 yang menerangkan perkiraan honor guru PPPK dalam alokasi tahun budget 2021 yang sudah disosialisasikan dalam banyak sekali peluang baik secara luring maupun daring.

Di samping itu, Kemendikburistek bareng Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Kementerian Agama terus melakukan kerjasama dengan pemangku kepentingan terkait. Dalam surat edaran dari Kemendagri juga, pemda diminta untuk secepatnya melakukan pengangkatan PPPK sesuai dengan deretan yang sudah ditetapkan Kemen PANRB, serta mewujudkan pembayaran honor dan santunan PPPK sesuai dengan ketentuan yang sudah ada.

Lihat juga :  Terbaru!!! Cpns Dan Pppk Yang Mengundurkan Diri Bakal Diberikan Hukuman

Untuk budget deretan tahun 2022, kata Iwan, Kemenkeu sudah mengeluarkan Surat Edaran Dirjen Perimbangan Keuangan No. S-204/PK/2021 tertanggal 13 Desember 2021 yang ditujukan terhadap Gubernur, Bupati, dan Walikota wacana Perhitungan Anggaran PPPK Guru dalam Alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) tahun budget 2022.

“Kebutuhan honor pokok PPPK guru 2022 sebanyak 14 bulan, tergolong Tunjangan Hari Raya (THR) dan honor ke-13, dengan perkiraan guru yang lulus tahun 2021 mulai digaji pada Januari 2022. Sedangkan untuk guru yang lulus tahun 2022, mulai digaji pada Oktober 2022 sehingga akan mendapat 3 bulan gaji,” ucap Iwan.

Iwan juga menegaskan, alokasi dana yang sudah dipertimbangkan dalam alokasi DAU 2021 dan alokasi DAU 2022 untuk PPPK Guru bersifat earmarked artinya tidak sanggup digunakan untuk keperluan lainnya. Untuk itu, lanjut Iwan, pemerintah sentra berharap biar pemda untuk sesegera mungkin mengajukan deretan guru PPPK tahun 2022.***

Editor: Harry Tri Atmojo

Sumber: Kemendikbud


Info Update CPNS 2022/2023 cek di https://www.sscnbkn.win/