Anggota Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Wiyata Bakti  Terbaru!!! Lolos Passing Grade Seleksi 2021 2000 Guru Honorer di Banyumas Minta Segera Diangkat Makara PPPK
Lihat Foto
Anggota Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Wiyata Bakti (FGTKWB) menggelar audiensi dengan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (24/6/2022).(KOMPAS/FADLAN MUKHTAR ZAIN)
Hampir 2.000 guru honorer di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, meminta agar sanggup secepatnya diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Mereka ialah guru sekolah dasar dan sekolah menengah pertama (SMP) yang sudah menyanggupi passing grade dalam seleksi PPPK tahun 2021, tetapi belum ada formasinya.

Hal itu mengemuka di saat puluhan anggota Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Wiyata Bakti (FGTKWB) menggelar audiensi dengan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Banyumas, Jumat (24/6/2022).

Lihat juga :  Terbaru!!! Telah Berjumpa Kemenpan Rb, Bupati Serang Masih Belum Punya Penyelesaian Soal Honor 1.682 Pppk

“Pemerintah sentra sudah menyodorkan ke bawah, silakan buka sebanyak-banyaknya deretan 2022,” kata Koordinator FGTKWB, Asri Pamungkas Ningsih terhadap wartawan usai audiensi, Jumat.

“Dan kami yang sudah lolos passing grade memohon terhadap Pemkab untuk memperbesar deretan sebanyak-banyakanya,” lanjut Asri.

Pasalnya tahun ini Pemkab cuma membuka 76 deretan guru PPPK. Sementara guru honorer yang sudah lolos passing grade dalam seleksi PPPK 2021 meraih 1.936.

“Memang mesti menyaksikan keuangan daerah, tetapi kami memohon bisa penambahan. Tahun kemarin kami lolos passing grade, tetapi tidak ada formasinya. Kami berharap yang sudah lolos passing grade untuk bisa diterimakan SK-nya (Surat Keputusan) 2022,” ujar Asri.

Lihat juga :  Terbaru!!! Pemprov Sulsel Bayar Honor Guru Pppk Pakai Dana Pensiun Asn

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas Wahyu Budi Saptono mengatakan, tidak sanggup serta merta mengangkat mereka menjadi PPPK alasannya terkait dengan kesanggupan budget pemkab.

“Harapannya (dapat) diterima tahun ini semua, alasannya mau diambil guru yang lolos passing grade (2021) tanpa tes. Namun konsekuensi anggarannya cukup besar Rp 109 miliar,” kata Wahyu.

Untuk itu dalam konferensi tersebut Wahyu menampilkan beberapa pilihan agar sanggup mengakomodasi mereka. Salah satunya dengan mengangkat mereka menjadi PPPK secara bertahap.

“Kami akan minta sentra untuk yang lolos passing grade (2021) tidak perlu tes lagi tahun depan. Makara tahun ini diambil 100 dulu, tahun besok sisanya lagi, sedikit demi sedikit hingga seluruhnya terangkat. Ini yang mau kami komunikasikan, semoga bisa,” ujar Wahyu kompas


Info Update CPNS 2022/2023 cek di https://www.sscnbkn.win/
Pendaftaran.net