Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  Terbaru!!! Kata Kemenpan RB soal Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan

Lihat Foto
Ilustrasi tenaga kesehatan, nakes(SHUTTERSTOCK/FARID TAJUDDIN)
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengungkapkan bahwa tenaga kesehatan (nakes) akan diberi afirmasi dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2022.

Hal itu disampaikan Deputi bidang SDM Aparatur Kemenpan RB Alex Denni, menyerupai dikutip dari laman menpan.go.id, Jumat (24/6/2022).

Alex mengatakan, keadaan pandemi ini mengembangkan keperluan akan tenaga kesehatan di banyak sekali daerah.

Namun, hukum mengenai proses PPPK tenaga kesehatan akan diterbitkan kemudian.

Menurutnya, Kemenpan RB sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menyepakati afirmasi tenaga kesehatan menyerupai tenaga pendidikan.

Pemerintah, imbuhnya, berkomitmen untuk mendahulukan pegawai honorer yang sudah melakukan pekerjaan di unit kesehatan.

Lihat juga :  Terbaru!!! Keistimewaan Kelemahan Pppk & Dampaknya Bagi Pelamar Cpns 2022-2023

“Jadi memang pegawai honorer kesehatan di puskesmas tertentu mesti diberikan peluang pertama untuk mendapat deretan di puskesmas tersebut. Makara ini sudah menjadi komitmen kita,” terang Alex.

Tenaga pendidikan dan kesehatan diutamakan

Lebih lanjut, Alex menjelaskan, Kemenpan RB konsentrasi pada kompetensi sumber daya insan (SDM) yang dibutuhkan pemerintah menuju birokrasi kelas dunia.

Kompetensi pada tingkat pelayanan dasar pun diperhatikan, misalnya tenaga pendidikan dan kesehatan.

Guru juga ialah posisi yang banyak diisi oleh pegawai non-ASN.

Tahun ini, sudah diterbitkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2022 mengenai Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja untuk Jabatan Fungsional Guru pada Instansi Daerah Tahun 2022.

Lihat juga :  Terbaru!!! Dongeng 1682 Pppk Serang Belum Digaji 6 Bulan Gantungkan Hidup Dari Dana Bos Rp 150000 Per Bulan

Peraturan tersebut memberi afirmasi bagi guru-guru non-ASN yang sudah mengabdi selama 3 tahun.

“Tinggal kita mengeksekusi dan menampilkan peluang pada guru honorer tiga tahun kebelakang untuk fasilitas seleksi,” terang Alex.

Fokus pada jabatan pelaksana non-ASN

Ia menuturkan, per Desember 2021, jumlah ASN meraih sekitar 4,1 juta, 38 persen di antaranya menduduki jabatan pelaksana. 

Alex mengungkapkan bahwa Kemenpan RB juga konsentrasi terhadap jabatan pelaksana non-ASN, yang pastinya akan mendukung capaian utama organisasi. Nantinya, jabatan pelaksana tersebut juga akan diberikan afirmasi.

Penyelesaian status kepegawaian ini juga disokong oleh Kementerian Dalam Negeri.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Suhajar Diantoro menerangkan ada dua pilihan solusi, yakni filtrasi dan pencermatan ulang PP Nomor 49 Tahun 2018.

Lihat juga :  Terbaru!!! Seragam Batik Gres Tahun 2022 Untuk Pns Dan Pppk

Untuk pilihan filtrasi, Suhajar mengarahkan agar eks tenaga honorer klasifikasi II atau THK-II yang masih menyanggupi syarat, agar didorong untuk ikut seleksi CPNS dan PPPK.

Sementara bagi THK-II yang tidak lulus CPNS dan PPPK, akan didorong mengikuti seleksi PPPK Afirmasi.

PPPK afirmasi yakni kebijakan khusus (diskresi) bagi THK-II agar sanggup diangkat menjadi PPPK dengan syarat khusus.

“Kebijakan ini berlaku selama empat tahun, hingga dengan tahun 2026,” pungkas Suhajar. kompas


Info Update CPNS 2022/2023 cek di https://www.sscnbkn.win/