Ilustrasi PPPK  Terbaru!!! Gaji dan Tunjangan PPPK 2022 Sama dengan PNS Hanya Soal Ini yang Membedakan

Ilustrasi PPPK 2022 /Instagram @pppk.indonesia /
Masih ragu daftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2022 ini? Ragu dengan honor PPPK?

Ternyata hak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sama.

Ini sehabis Presiden Joko Widodo sudah mempublikasikan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2020 mengenai Gaji dan Tunjangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Perpres tersebut mengontrol besaran honor dan peran serta PPPK yang serupa dengan PNS di instansi pemerintahan sentra dan daerah.

Simak detail honor di final artikel.

Seperti diketahui, tahun 2022, pemerintah konsentrasi melaksanakan perekrutan Aparatur Sipil Negara (ASN) lewat jalur PPPK.

Pemerintah juga sedang menimbang-nimbang rekrutmen PPPK dari jalur umum.

Untuk jalur CPNS, pemerintah cuma akan membuka lewat jalur sekolah kedinasan.

Lantas apa laba jadi PPPK?

Berikut ini ada 5 perbedaan antara PNS dan PPPK, mulai dari tahapan seleksi, jabatan, honor sampai pensiun.

Nah, sebelum mendaftar, alangkah baiknya kita mengenali apa perbedaan antara PPPK dan PNS.

Dikutip dari instagram KemenPANRB, ada beberapa hal yang membedakan antara PNS dan PPPK, diantaranya soal jenjang karier, gaji, peran serta sampai waktu pensiun.

Berikut daftarnya:

1. Tahapan Seleksi

PNS

– Seleksi Administrasi
– Seleksi Kompetensi Dasar
– Seleksi Kompetensi Bidang

PPPK

– Seleksi Administrasi
– Seleksi Kompetensi berisikan Manajerial, Teknis dan Sosial Kultural

2. Penghentian Hubungan Kerja

PNS

– Pemberhentian dengan predikat tertentu
PNS diberhentikan dengan hormat karena:
1. Meninggal dunia
2. Atas seruan sendiri
3. Mencapai batas usia tertentu
4. Perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang memicu pensiun dini
5. Tidak cakap jasmani dan/atau rohani sehingga tidak sanggup mengerjakan kiprah dan kewajiban

Lihat juga :  Terbaru!!! Persyaratan Seleksi Dan Penambahan Nilai Pada Pengadaan Pppk Guru Tahun 2022

PPPK

– Pemutusan kekerabatan perjanjian kerja dengan predikat tertentu

– Pemutusan kekerabatan perjanjian kerja PPPK dengan hormat karena:
1. Jangka waktu perjanjian kerja berakhir
2. Meninggal dunia
3. Atas seruan sendiri
4. Perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang memicu perampingan PPPK
5. Tidak cakap jasmani dan/atau rohani sehingga tidak sanggup mengerjakan kiprah dan keharusan sesuai perjanjian kerja yang disepakati
6. Pemutusan kekerabatan perjanjian kerja PPPK alasannya rentang waktu perjanjian kerja rampung yakni tergolong dalam meraih batas usia tertentu dalam jabatan yang diduduki.

3. Kedudukan PNS dan PPPK

PNS

– Dapat menduduki seluruh jabatan pemerintahan

PPPK

– Jenis jabatan yang sanggup diisi oleh PPPK dikontrol dalam peraturan pemerintah dan keputusan menteri PANRB nomor 76/2022

– Tidak sanggup mengisi JPT Pratama

4. Gaji dan Tunjangan

PNS

– Gaji
– Tunjangan Kinerja
– Tunjangan Kemahalan

a. Gaji pokok
b. Tunjangan keluarga
c. Tunjangan pangan
d. Tunjangan jabatan
e. Tunjangan kinerja (Bagi PPPK Pemerintah Pusat)
f. Tambahan Penghasilan Pegawai (Bagi PPPK di Pemerintah Derah)
g. Tunjangan resiko/bencana (Bagi jabatan tertentu)
i. Tungangan khusus (bagi PPPK dengan kodisi tertentu)
j. Tunjangan profesi (bagi guru dan dosen)

5. Batas Usia Pensiun

PNS

– 58 tahun bagi pejabat administrasi
– 60 tahun bagi pekabat pimpinan tinggi
– Sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan bagi Pejabat Fungsional

PPPK

– 58 tahun bagi pejabat fungsional piawai muda, pejabat fungsional piawai pertama, dan pejabat fungsional klasifikasi keterampilan

– 60 tahun bagi pejabat pimpinan tinggi dan pejabat fungsional madya

– 65 tahun bagi yang memangku jabatan fungsional piawai utama.

Berikut besaran honor PPPK

Lihat juga :  Terbaru!!! Penyelesaian Pemprov Untuk 28 Ribu Tenaga Honorer Yang Hendak Dihapus

Adapun honor yang hendak diperoleh PPPK menurut masa kerja kalangan (MKG) selaku berikut.

Golongan I PPPK dengan masa kerja nol tahun menemukan honor sebesar Rp 1.794.900. Sedangkan masa kerja optimal 26 tahun menemukan honor sebesar Rp 2.686.200.

Golongan II PPPK dengan masa kerja 3 tahun menemukan honor sebesar Rp 1.960.200. Sedangkan masa kerja optimal 27 tahun menemukan honor sebesar Rp 2.843.900.

Golongan III PPPK dengan masa kerja 3 tahun menemukan honor sebesar Rp 2.043.200. Sedangkan masa kerja optimal 27 tahun menemukan honor sebesar Rp 2.964.200.

Golongan IV PPPK dengan masa kerja 3 tahun menemukan honor sebesar Rp 2.129.500. Sedangkan masa kerja optimal 27 tahun menemukan honor sebesar Rp 3.089.600.

Golongan V PPPK dengan masa kerja nol tahun menemukan honor sebesar Rp 2.325.600. Sedangkan masa kerja optimal 33 tahun menemukan honor Rp 3.879.700.

Golongan VI PPPK dengan masa kerja 3 tahun menemukan honor sebesar Rp 2.539.700. Sedangkan masa kerja optimal 33 tahun menemukan honor sebesar Rp 4.043.800.

Golongan VII PPPK dengan masa kerja 3 tahun menemukan honor sebesar Rp 2.647.200. Sedangkan masa kerja optimal 33 tahun menemukan honor Rp 4.214.900.

Golongan VIII PPPK dengan masa kerja 3 tahun menemukan honor sebesar Rp 2.759.100. Sedangkan masa kerja optimal 33 tahun menemukan honor sebesar Rp 4.393.100.

Golongan IX PPPK dengan masa kerja nol tahun menemukan honor sebesar Rp 2.966.500. Sedangkan masa kerja optimal 32 tahun menemukan honor sebesar Rp 4.872.000.

Golongan X PPPK dengan masa kerja nol tahun menemukan honor sebesar Rp 3.091.900. Sedangkan masa kerja optimal 32 tahun menemukan honor sebesar Rp 5.078.000.

Golongan XI PPPK dengan masa kerja nol tahun menemukan honor sebesar Rp 3.222.700. Sedangkan masa kerja optimal 32 tahun menemukan honor sebesar Rp 5.292.800.

Lihat juga :  Terbaru!!! Denda Sampai Ratusan Juta Menunggu Cpns Yang Mengundurkan Diri

Golongan XII PPPK dengan masa kerja nol tahun menemukan honor sebesar Rp 3.359.000. Sedangkan masa kerja optimal 32 tahun menemukan honor sebesar Rp 5.516.800.

Golongan XIII PPPK dengan masa kerja nol tahun menemukan honor sebesar Rp 3.501.100. Sedangkan masa kerja optimal 32 tahun menemukan honor sebesar Rp 5.750.100.

Golongan XIV PPPK dengan masa kerja nol tahun menemukan honor sebesar Rp 3.649.200. Sedangkan masa kerja optimal 32 tahun menemukan honor sebesar Rp 5.993.300.

Golongan XV PPPK dengan masa kerja nol tahun menemukan honor sebesar Rp 3.803.500. Sedangkan masa kerja optimal 32 tahun menemukan honor sebesar Rp 6.246.900.

Golongan XVI PPPK dengan masa kerja nol tahun menemukan honor sebesar Rp 3.964.500. Sedangkan masa kerja optimal 32 tahun menemukan honor sebesar Rp 6.511.100.

Golongan XVII PPPK dengan masa kerja nol tahun menemukan honor sebesar Rp 4.132.200. Sedangkan masa kerja optimal 32 tahun menemukan honor sebesar Rp 6.786.500.

Terbaru, pemerintah lewat Kementerian Dalam negeri mengeluarkan Surat Edaran (SE) terhadap Kepala daerah, baik gubernur, bupati dan wali kota.

Isinya mengenai busana seragam batik Korps Pegawai Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Daerah.

Dalam surat edaran bernomor 025/3293/SJ berisi 3 poin yakni:

 Republik Indonesia.

2. Pakaian seragam batik KORPRI yakni busana seragam untuk seluruh anggota KORPRI dengan corak serta spesifikasi teknis, warna. kain/bahan sebagaimana tercantum dalam lampiran yang ialah bab tak terpisahkan dalam surat edaran ini.

3. Penggunaan seragam batik KORPRI menpedomani ketentuan pasal 11 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 tahun 2020 mengenai busana dinas Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.***

Editor: Harry Tri Atmojo


Info Update CPNS 2022/2023 cek di https://www.sscnbkn.win/