Ratusan guru honorer di Kabupaten Kepulauan Meranti Terbaru!!! 500 Pegawai Honorer Fiktif Diprovinsi

Ratusan guru honorer di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. (ANTARA/Rahmat Santoso)
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau Marwan Yohanis meminta pihak berwenang menyelediki tuntas oknum yang memasukkan 500-an pegawai disangka honorer fiktif.

Marwan juga meminta jikalau ketahuan, oknum tersebut mesti ditindak tegas karena memasukkan ratusan orang selaku honorer ke dalam daftar, tetapi penduduknya tidak ada di lingkungan Pemprov Riau.

“Kami telah tanyakan terhadap dinas, sebanyak 500 sekian ini kami minta untuk ditelusuri data-datanya. Ini mesti diproses agar tidak menjadi preseden buruk di kemudian hari,” kata Marwan Yohanis di Pekanbaru, Kamis (7/7).Sebelumnya beredar kabar ada 500-an pegawai honorer yang namanya terdaftar di lingkungan Pemprov Riau, tetapi penduduknya tidak ada alias honorer fiktif.

Lihat juga :  Terbaru!!! Argumentasi Dan Detail Instansi 105 Cpns Mengundurkan Diri

Kabar itu mencuat dalam rapat pendataan pegawai non-ASN jelang peniadaan honorer yang digelar di ruang rapat Melati, kantor Gubernur Riau sementara waktu lalu.

Oleh alasannya merupakan itu, Marwan mendesak Pemprov Riau secepatnya mendata dan menyelediki tuntas kasus itu. Sebab, eksistensi honorer fiktif sungguh merugikan keuangan negara.

“Pemprov Riau mesti mengungkap kendala ini seterang-terangnya,” tegasnya.

Politikus Gerindra itu menyatakan Pemprov Riau mesti menampilkan langkah-langkah tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat jikalau terbukti melanggar peraturan yang berlaku.

Marwan menyebut di sekarang ini telah ada prosedur pengangkatan guru honorer menjadi ASN, yaitu lewat tes menurut ambang batas nilai minimal atau passing grade.

Dengan demikian, mereka yang meraih passing grade potensial lulus menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Lihat juga :  Dua Produk Utama Bank || Mengetahui Bisnis Bank

Menurut dia, pemerintah telah sebaiknya memberi akomodasi bagi guru honorer yang punya pengalaman kerja tahunan bahkan telah ada yang mendekati pensiun untuk menjadi ASN.

Bila kesanggupan keuangan tempat memungkinkan, Marwan mendorong pemerintah mengangkat semua guru honorer yang menyanggupi standar menjadi PPPK.

“Bagaimana caranya agar guru honorer yang betul-betul telah menyanggupi standar untuk diangkat PPPK,” ucap Marwan. (ant/fat/jpnn)


Info Update CPNS 2022/2023 cek di https://www.sscnbkn.win/
Pendaftaran.net