Situasi pandemi sudah satu tahun lebih kita lewati, korban jiwa ataupun yang terinfeksi bukan makin menurun malah meningkat dalam jumlah yang signifikan.

Dari Pemerintah kita sudah mengenali bareng bahwa sudah banyak juga yang dilakukan, walau masih banyak kontroversi antara pro dan kontra mulai dari PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) hingga di sekarang ini diberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang juga dibarengi pembagian Vaksin.

Dana Cair

Lalu dari segi Ekonomi, ada beberapa hal juga yang sudah dijalankan Pemerintah, mulai dari jadwal santunan non produktif dan santunan produktif, santunan non produktif yang saya maksud disini yakni seumpama Bantuan Uang Tunai dan Pembagian Beras dalam bermacam model dan nama program. Lalu Bantuan Produktif ini yakni seumpama Program Kartu Prakerja, dimana jadwal ini dimaksudkan yakni untuk menolong memajukan kesanggupan penduduk dalam bidang pekerjaan ataupun membangun kerja keras (berusaha). Plus Program Relaksasi kredit untuk penduduk yang terdampak yang diluncurkan pada pertengahan tahun lalu.

Lihat juga :  Bayar Dana Ongkos Kuliah Poltekkes Jakarta 2 2022/2023

Sayangnya.., jadwal program tersebut tidak menolong banyak bagi penduduk dalam hal melalui masa masa pandemi di saat ini. Kita lihat saja seumpama santunan Non Produktif, cuma menolong penduduk sesaat dan tidak mengena ke seluruh lapisan masyarakat, sementara Program Relaksasi Kredit juga cuma meminimalisir sedikit dari keharusan angsuran yang ditanggung oleh Debitur, dan Bantuan Produktif cuma menciptakan lebih banyak tenaga kerja atau usahawan trampil tanpa adanya pertambahan lapangan kerja ataupun fasilitas berusaha.

Lalu apa yang sanggup kita lakukan di masa pandemi di sekarang ini ?

Sebagai masyarakat, tidak ada lagi yang dapat kita lakukan selain mengikuti ketentuan atau hukum dari pemerintah baik itu PPKM atau apapun jenis lainnya. Kemudian maksimalkan jadwal santunan pemerintah yang ada selagi berharap ada kebijakan yang lebih efektif dan mengena ke semua lapisan dan juga seluruh masyarakat.

Lihat juga :  Kredit Mempunyai Problem Dan Evakuasi Kredit

Pandemi yang ialah “Biang Keladi” semua krisis keuangan di sekarang ini harusnya jauh lebih di utamakan penanganannya, jadi bukan pembatasan warganya yang menjadi fokus. Karena konsentrasi kita terpecah, antara penanganan covid dan pembatasan kesibukan penduduk (walau dibilang pembatasan kesibukan penduduk yakni bab dari penanganan pandemi), alhasil Krisis Ekonomi yang kita jumpai di saat ini, makin meningkat krisis, maka makin sukar pembatasan dilakukan

Sudah banyak negara yang sukses menangani pandemi ini tanpa membuat krisis ekonomi, dan kalau tetap ada krisis, tidak separah yang kita alami di saat ini. Saran saya yang lain yakni untuk beberapa waktu semestinya hindari dahulu Pengajuan Kredit di Bank, Leasing atau forum pinjaman lainnya, kita tidak tahu hingga kapan pandemi dan krisis ekonomi ini akan berlanjut, kita masih belum bisa prediksi hingga kapan kerja keras kita bisa berjalan, atau hingga kapan perusahaan akan tetap menggunakan jasa kita, perbanyak saving (tabungan) kalau memungkinkan, setidaknya untuk berjaga jaga kalau sebuah di saat nanti kita akan mengalami hal hal seumpama yang saya sampaikan diatas 

Lihat juga :  Bayar Dana Ongkos Kuliah Unsyiah 2022/2023 (Universitas Syiah Kuala)

Sebut saja Cina, Kanada, Italy dan beberapa negara lain di Dunia, kita mungkin bisa cari datanya di Internet tersebar bebas disediakan, dan lihat bagaimana kondisi di sekarang ini disana, terutama di segi perekonomian, apakah sama seumpama kita terjadi Krisis Ekonomi ? Atau kondisi ekonomi mereka masih stabil hingga di sekarang ini ?

Saya tidak akan menampilkan solusi, anjuran atau apapun istilahnya alasannya yakni saya percaya pemerintah dengan seluruh Staf Ahli, Menteri dan para pemikir yang lain di pemerintahan kita jauh lebih mumpuni.  Dan biar pandemi ini secepatnya rampung sehabis adanya vaksin yang beredar di saat ini.


Info Update CPNS 2022/2023 cek di https://www.sscnbkn.win/