http://ipdn.ac.id–2020/2021– Institut Pemerintahan Dalam Negeri disingkat “IPDN” yakni salah satu Lembaga Pendidikan Tinggi Kedinasan dalam lingkungan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, yang berencana merencanakan kader pemerintah, baik di tingkat kawasan maupun di tingkat pusat. (Wikipedia).

Pada postingan ini akan diberikan info penting mengenai Pendaftaran Calon Praja IPDN 2021/2022. Semoga dengan adanya postingan ini sanggup dijadikan referensi Pendaftaran IPDN.

Pada tahun 2020 Penerimaan kandidat Praja IPDN dijalankan lewat proses seleksi secara nasional dengan menggunakan tata cara online.


Info Update CPNS 2021 cek di https://www.sscnbkn.win/

Pada tahun ini Tes Masuk IPDN Tahun 2021/2022. Siapkan tolok ukur yang sudah diputuskan dan jalankan pendaftaran sesuai dengan Jadwal Pendaftaran IPDN 2021/2022.

Bagi kalian lulusan SMA/sederajat yang berkeinginan melanjutkan studi pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri, silahkan jalankan pendaftaran sesuai dengan kesibukan yang sudah ditentukan, dan jalankan pendaftaran pada situs resmi pendaftaran IPDN.

Sebelumnya, silahkan baca profil singkat mengenai IPDN berikut ini.

A. Fakultas dan Jurusan di IPDN


Saat ini IPDN memiliki 2 (dua) Fakultas dan Program Pascasarjana (S2&S3) yakni:
Fakultas Politik Pemerintahan
  1. Jurusan Kebijakan Pemerintahan (S1)
  2. Jurusan Politik Pemerintahan (DIV)
  3. Jurusan Pembangunan dan Pemberdayaan (DIV)
Fakultas Manajemen Pemerintahan
  1. Jurusan Manajemen Pemerintahan (S1)
  2. Jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia (S1)
  3. Jurusan Manajemen Keuangan (S1)
  4. Jurusan Manajemen Pembangunan (S1)
  5. Jurusan Keuangan Daerah (DIV)
  6. Jurusan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (DIV)
  7. Jurusan Manajemen Sumber Daya Aparatur (DIV)
Fakultas Hukum Tata Pemerintahan
  1. Jurusan Kependudukan dan Catatan Sipil (DIV)
  2. Jurusan Praktik Perpolisian Tata Pamong (DIV)
  3. Jurusan Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik (DIV)

Program Magister

  1. Program Magister Terapan Studi Pemerintahan
  2. Program Doktor Ilmu Pemerintahan
Program Profesi Kepamongprajaan

B. Kampus Daerah IPDN

  1. IPDN Kampus Jakarta
  2. IPDN Kampus Sumatera Barat
  3. IPDN Kampus Sumatera Selatan
  4. IPDN Kampus Sulawesi Utara
  5. IPDN Kampus Nusa Tenggara Barat
  6. IPDN Kampus Papua
  7. IPDN Kampus Kalimantan Barat
  8. IPDN Kampus Riau

 

C. Informasi PMB IPDN 2021/2022

Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN tidak dipungut biaya, dan apabila terdapat pihak/oknum yang memamerkan jasa dengan prospektif untuk sanggup diterima menjadi Calon Praja IPDN Tahun 2020 dan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut yakni penipuan.


Panitia penyelenggara seleksi tidak bertanggung jawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut.

Sistem Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN dijalankan dengan tata cara gugur pertahapan tes. Artinya, bagi penerima seleksi yang lulus pada setiap tahapan tes akan dipersilahkan mengikuti tahapan tes selanjutnya dan begitu pula sebaliknya.

Adapun syarat-syarat pendaftaran kandidat Praja IPDN yakni selaku berikut:


D. Persyaratan Pendaftaran IPDN Tahun 2021/2022

Ada beberapa tolok ukur yang mesti dilengkapi dikala pendaftaran IPDN. Adapun tolok ukur pendaftaran disini ada yang bersifat umum, khusus, dan tolok ukur administrasi.

Ketiga tolok ukur tersebut yakni selaku berikut:
1. Persyaratan Umum IPDN 2021/2022

  1. WNI
  2. Minimal berusia 16 tahun dan optimal 21 tahun per tanggal 31 Desember 2020
  3. Minimal memiliki tinggi tubuh 160 cm (pria) dan 155 cm wanita
2. Persyaratan Khusus IPDN 2020
  1. Tidak pernah menjalankan kejahatan yang terancam eksekusi pidana atau sedang menjalani eksekusi pidana
  2. Tidak bertindik atau memiliki bekas tindik bagi pelamar lelaki (kecuali memiliki ketentuan agama / adat)
  3. Tidak memiliki tato atau bekas tato di anggota tubuh
  4. Tidak ada gangguan kepada pandangan / mata (tidak diperkenankan menggunakan kacamata / softlen)
  5. Belum pernah menikah/kawin dan khusus pendaftar perempuan belum pernah hamil atau melahirkan
  6. Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari praja IPDN atau perguruan tinggi tinggi yang lain
  7. Siap untuk tidak menikah selama menjalani pendidikan
  8. Siap diangkat selaku PNS/CPNS dan siap diperintahkan diseluruh wilayah NKRI
  9. Siap diposisikan pada proses pembelajaran diseluruh kampus IPDN
  10. Siap menjalani peraturan yang berlaku di IPDN
  11. Jika menjalankan langkah-langkah yang melanggar aturan seumpama langkah-langkah kriminal,mengkonsumsi dan/atau memasarkan belikan narkoba,perkelahian,pemukulan,pengeroyokan,menyebarkan paham radikalisme, menjalankan langkah-langkah asusial/penyimpangan seksual (LGBT), maka bersedia untuk diberhentikan selaku Praja IPDN
  12. Jika terbukti menjalankan pemalsuan identitas /dokumen pendaftaran atau tolok ukur tidak menyanggupi maka dianggap gugur dan siap dipulangkan dengan ketentuan ongkos bukan tanggung jawab IPDN

Point 7 s.d 11 khusus bagi yang diterima menjadi Praja IPDN

3. Persyaratan Adminitrasi Pendaftar IPDN 2021/2022

  1. Lulusan SMA/MA/Paket C
  2. Bagi lulusan tahun 2017 hingga dengan 2020 memiliki nilai rata-rata minimal 70,00 untuk masing-masing Nilai Rata-Rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah
  3. Bagi pelamar yang berasal dari Provinsi Papua dan Papua Barat memiliki nilai rata-rata Ijazah minimal 65,00 untuk masing-masing Nilai rata-rata Rapor dan rata-rata nilai Ujian Sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2017 hingga dengan 2020
  4. Memiliki KTP elektronik bagi yang berusia di atas 17 tahun, atau sanggup menggunakan Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP elektronik.
  5. Bagi yang belum memiliki KTP elektronik dan KK sanggup menggunakan Surat Keterangan Kependudukan atau resi usul pengerjaan KTP elektronik dengan NIK yang serupa pada dikala pendaftaran online
  6. Bagi siswa SMA/MA tahun fatwa 2019/2020 menambahkan Surat Keterangan Lulus dari Kepala Sekolah atau pejabat yang berwenang.
  7. Memiliki Pas Poto modern dan alamat e-mail yang masih aktif
  8. Melampirkan Surat Ketarangan Orang Asli Papua (OAP) bagi penerima OAP yang sudah ditandatangani oleh BKD Kabupaten/Kota masing dan mengenali Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP)

 

E. Jadwal Seleksi Pendaftaran IPDN 2021/2022 

Berdasarkan info modern dari laman twitter resmi Kementerian PANRB (https://twitter.com/kempanrb) tertanggal 06 Mei 2020 info mengenai kesibukan pendaftaran sekolah Ikatan Dinas.

Doc.MENPANRB

Berdasarkan surat Nomor: S-75.1/MK.1/2020 di atas bahwa IPDN membuka pendaftaran tahun 2020.

Selanjutnya pelaksanaan pendaftaran IPDN diantaranya mengacu pada pedoman di bawah ini.

  1. Seluruh kesibukan sebagaimana abjad 1.a) diselenggarakan dengan memperhatikan Pedoman dan/atau Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang ditetapkan baik oleh pemerintah sentra maupun pemerintah daerah;
  2. Jadwal kesibukan sebagaimana abjad 1.a) sanggup dijalankan pembiasaan apabila terdapat pergantian kebijakan pemerintah mengenai Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia, sehingga tidak memungkinkan menjalankan kesibukan dimaksud
  3. Rencana kesibukan perkuliahan dikelola oleh masing-masing Kementerian/lembaga

Berdasarkan Pengumuman Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN Nomor: 810/684/IPDN. Jadwal Pendaftaran IPDN yakni selaku berikut.

Jadwal Pendaftatran IPDN

  1. Pendaftaran online (https://dikdin.bkn.go.id/) tanggal 8 s.d 23 Juni 2020
  2. Pembuatan akun SSCASN Sekolah Kedinasan  tanggal 8 s.d 23 Juni 2020
  3. Log in pendaftaran online menggunakan NIK dan Password  tanggal 8 s.d 23 Juni 2020
  4. Pemilihan Sekolah Kedinasan dan mengisi biodata serta mengunggah dokumen tolok ukur tata kelola SPCP IPDN  tanggal 8 s.d 23 Juni 2020
  5. Menyelesaikan pendaftaran dengan memeriksa resume dan mencetak bukti pendaftaran  tanggal 8 s.d 23 Juni 2020
  6. Verifikasi dokumen tolok ukur tata kelola yang sudah diunggah tanggal 8 s.d 25 Juni 2020
  7. Pengumuman verifikasi dokumen tolok ukur tata kelola pendaftaran pada laman https://dikdin.bkn.go.id/ dan https://spcp.ipdn.ac.id/2020/ tanggal 26 Juni 2020
  8. Melakukan pembayaran PNBP Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesuai isyarat billing bagi yang menyanggupi syarat verifikasi dokumen bulan Juli 2020
  9. Mencetak kartu cobaan Juli 2020
  10. Pengumuman penerima SKD Juli 2020
  11. Pelaksanaan SKD Juli s.d Agustus 2020
  12. Pengumuman hasil SKD Agustus 2020
  13. Pelaksanaan Tes Kesehatan Tahap I Agustus s.d September 2020
  14. Pengumuman Tes Kesehatan Tahap I Agustus s.d September 2020
  15. Pantukhir termasuk Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Pendaftaran dan Tes Kesehatan Tahap II Agustus s.d September 2020
  16. Pengumuman Hasil Tes Kesehatan Tahap II Agustus s.d September 2020
  17. Registrasi Calon Praja IPDN (Kampus Jatinangor) Agustus s.d September 2020

Silahkan Baca:

  1. Pengumuman: Pendaftaran PKN STAN 2021/2022, Baca Selengkapnya 
  2. Pendaftaran Politeknik STIS Jenjang D3&D4 TA 2021/2022–Badan Pusat Statistika
  3. Pendaftaran Mahasiswa Baru PEM Akamigas TA 2021/2022
  4. Pendaftaran Online Mahasiswa Baru STSN TA 2021/2022
  5. Pendaftaran Poltekip dan Poltekim TA 2021/2022– Kemenkumham
  6. Pendaftaran Online PTB STMKG Tahun 2021/2022
  7. Pendaftaran Calon Taruna STTD TA 2021/2022
F. Kuota Penerimaan Calon Praja IPDN 2020
Saat ini IPDN menemukan kandidat praja sebanyak 1.200 orang yang tersebar dalam 4 Provinsi, yakni.
  1. Provinsi Aceh Sebanyak 51 orang
  2. Provinsi Sumatera Utara Sebanyak 71 orang
  3. Provinsi Sumatera Barat Sebanyak 43 orang
  4. Provinsi Kepulauan Riau Sebanyak 19 orang
  5. Provinsi Riau Sebanyak 29 orang
  6. Provinsi Jambi Sebanyak 27 orang
  7. Provinsi Sumatera Selatan Sebanyak 39 orang
  8. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sebanyak 19 orang
  9. Provinsi Bengkulu Sebanyak 25 orang
  10. Provinsi Lampung Sebanyak 35 orang
  11. Provinsi DKI Jakarta Sebanyak 17 orang
  12. Provinsi Jawa Barat Sebanyak 60 orang
  13. Provinsi Banten Sebanyak 21 orang
  14. Provinsi Jawa Tengah Sebanyak 75 orang
  15. Provinsi D.I. Yogyakarta Sebanyak 15 orang
  16. Provinsi Jawa Timur Sebanyak 82 orang
  17. Provinsi Kalimantan Barat Sebanyak 33 orang
  18. Provinsi Kalimantan Tengah Sebanyak 33 orang
  19. Provinsi Kalimantan Timur Sebanyak 25 orang
  20. Provinsi Kalimantan Selatan Sebanyak 31 orang
  21. Provinsi Bali Sebanyak 23 orang
  22. Provinsi Nusa Tenggara Barat Sebanyak 25 orang
  23. Provinsi Nusa Tenggara Timur Sebanyak 49 orang
  24. Provinsi Sulawesi Selatan Sebanyak 53 orang
  25. Provinsi Sulawesi Tengah Sebanyak 31 orang
  26. Provinsi Sulawesi Utara Sebanyak 35 orang
  27. Provinsi Gorontalo Sebanyak 17 orang
  28. Provinsi Sulawesi Tenggara Sebanyak 39 orang
  29. Provinsi Maluku Sebanyak 27 orang
  30. Provinsi Maluku Utara Sebanyak 25 orang
  31. Provinsi Papua Sebanyak 63 orang (50 OAP dan 13 Non OAP)
  32. Provinsi Papua Barat Sebanyak 31 orang
  33. Provinsi Sulawesi Barat Sebanyak 17 orang
  34. Provinsi Kalimantan Utara Sebanyak 15 orang

G. Mekanisme Pendaftaran dan Seleksi IPDN 2021/2022

Pendaftaran SPCP IPDN tahun 2020 dijalankan berbarengan dengan pendaftaran sekolah kedinasan yang lain yang dijalankan secara online dan terpusat.

Adapun tata cara pendaftaran IPDN secara lebih rinci yakni selaku berikut.

Pendaftaran di Portal SSCASN


Silahkan login di https://sscasn.bkn.go.id/, selanjutnya pilih Menu Sekolah Kedinasan, atau sanggup pribadi login kelaman https://dikdin.bkn.go.id/
Maka laman pendaftaran seumpama pada gambar di bawah.
Silahkan jalankan pembuatan akun pendaftaran dengan klik suguhan “Registrasi” atau “Daftar Sekarang” seumpama pada bundar merah gambar di bawah.
Silahkan isi Nomor Induk Kependudukan (sesuai KTP), Nomor Kartu Kelurga/NIK (sesuai KK), Nama Lengkap (sesuai KTP), Tanggal Lahir (sesuai KTP), dan Masukkan Kode CAPTCHA, pada form pendaftaran seumpama gambar di bawah.
Login kembali di https://dikdin.bkn.go.id/
Silahkan masukkan NIK dan Password yang sudah didaftarkan
Silahkan pilih Sekolah Kedinasan IPDN, dan Lengkapi Biodata Pendaftaran dan Unggah Dokumen Persyaratan Pendaftaran IPDN.
Cek resume pendaftaran, dan Cetak Bukti Pendaftaran.
Secara singkat pendaftaran sekolah ikatan dinas di Portal SSCASN seumpama pada gambar di bawah ini.

Sumber: https://dikdin.bkn.go.id/

Secara lengkap silahkan baca  bimbingan pendaftaran sekolah ikatan dinas di https://dikdin.bkn.go.id/alur

H. Tahapan Seleksi IPDN

  1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan CAT BKN
  2. Tes Kesehatan Daerah (dilakukan oleh Kepolisian Daerah)
  3. Tes Pantukhir di Jatinangor, Meliputi:
    • Verifikasi Faktual Dokumen Tes
    • Tes Kesehatan Tahap II

Itulah info penting seputar Pendaftaran Online Calon Praja IPDN 2021/2022, Persyaratan, Jadwal, dan Tata Cara Pendaftaran. Semoga postingan ini berharga buat kita semua utamanya kandidat praja. Semoga kalian sanggup diterima menjadi anggota praja IPDN. Aamiin. 

Admin berpesan siapkan diri kalian dari sekarang, bahagiakan orang tua, kejar impian kalian. 

Baca juga:
  1. Pendaftaran Sekolah Kedinasan IPDN TA 2021/2022
  2. Jadwal Pendaftaran IPDN TA 2021/2022
  3. Tips Lulus IPDN TA 2020
  4. Persyaratan Pendaftaran Calon Praja IPDN 2021/2022

Sumber : http://spcp.ipdn.ac.id

Motivasi Situs! 

Salam Sukses dari Admin, Semangat Anak Muda, Anak Muda Harapan Indonesia!!!